Kamis, 15 November 2012

Allah (aku datang padaMu)

kita yang melakukan, kita pulalah yang harus bertanggung jawab atas hal itu. pandai bermain api, jangan salahkan siapa jika terkena percikannya yang panas.
begitu juga aku, sudah jelas Allah mengatakan "walaatakrobuzzina" tapi apa aku justru dekat2 dengan kata "takrobuzzina" yasudahlah.. diberi sakit hati sampai sebegininya. berlebihan..
tapi sudahlah, nasi telah menjadi bubur..
tidak ada gunanya diratapi..

sekarang hanya bagaimana caranya menjadi manusia yang lebih baik dari kemarin. perbaikan dan perbaikan.
mencoba membuka lembaran baru, tanpa dia atau dia yang ada hanya Dia.
pantaskan diri untukNya, agar nanti juga mendapatkan yang pantas.

lupakan masa lalu, lupakan kesalahan lupakan hal yang membuat tidak sukses meraih cintaNya..
bismillah.. :)

1 komentar: