Kamis, 24 April 2014

menunggu (masih)

dia tahu pintu itu tidak terkunci
tapi dia enggan bertamu secara lancang
dia menconba mengetuk pintu secara sopan
namun, ketukan pintu itu terlalu lirih hingga tak terdengar
dia tak tahu entah sampai kapan si pemilik rumah akan keluar melihat
dia menunggu
*gadis bodoh nan dungu


saya masih boleh nunggu kamu?
memastikan kamu pulang dengan sayap yang saya titipkan waktu itu :)
mungkin kamu akan melewati jalanan yang panjang, tapi semua itu ngga pernah jadi masalah buat saya.
mungkin kamu ngga bakal pernah ngerti, sama halnya dengan saya. saya juga ngga pernah ngerti. tapi saya mencoba mengikuti alurnya dengan baik.

jangan menghilaang :(


kamu hanyalah manusia biasa.