malam ini, entah mengapa ketika mendapat pesan Whatsapp dari salah satu sahabat karib, namanya futhon. "menurut kamu, keikhlasan dan kesabaran itu susah ngga ngedapetinnya fin?' cuma itu.. tiba-tiba ingat sesuatu, ada urusan yang harus diselesaikan malam ini, ada hal yang harus dituntaskan. aku cuma pengen jadi manusia yang dimaksudkan futhon. yang menerima segala sesuatu secara mudah..
ada silaturahmi yang harus disambung malam ini, harus diselesaikan segera.
kenapa mesti cerita masa lalu?
toh masa depan juga masih belum jelas. nah! sekarang ini waktunya nyicil buta masa depan yang lebih jelas.
aku menuhin janjiku kan?
aku bisa jadi teman baik kamu lagi,
:)
Selasa, 04 Februari 2014
Sabtu, 01 Februari 2014
Desember^^
seperti janjiku, akan kuceritakan satu persatu kisahku. tapi akan kumulai dari kejadian desember lalu. mungkin ini adalah the most greatfull storynya. hihii
diawal musim hujan pertengahan Desember tahun lalu, 2013.
aku mengenalnya cukup lama, berteman dengannya juga cukup lama. aku mengunjungi rumahnya, bercanda, seperti biasa, semuanya berjalan wajar. kebetulan aku dan dia dalam satu kepengurusan di struktural dan periode yang sama, hanya berbeda bidang. aku mengenanya sebagai teman baik, berasal dari satu almamater yang sama. aku mengenalnya cukup baik sebagai seorang teman yang berteman lama.. *ku pertegas
dan desember lalu..
ketika semuanya menyusup secara damai, pelan pelaan tapi teruus dan perlahan rasa itu bersemayam disini, aku berharap sampai nanti, sampai tumbuh membuncah hingga dia mengerti dan seperti yang kumau. sulit untuk kuceritakan bagaimana aku bisa menjatuhkan hatiku padanya ketika itu. aku hanya merasakan kenyamanan hingga aku tidak takut jika hari itu terjadi sesuatu. perlu kau ketahui.. aku seharian bersamanya, memasak, menjenguk teman di RS, audiensi dan pulang hujan2an. setidaknya itu yang kurasakan kala itu.
mungkin ini yang dinamakan, "karna terbiasa" entah apa kehebatan yg dia punya sehingga aku bisa menyukainya. setelah bertahun2 berteman, baru kemarin aku menaruh rasa.
ya, lelaki desember itu..
hai..
semenjak waktu itu, aku memberimu 2 sayap, kanan dan kiri
apa kau merasakannya? jelas tidak, aku menyematkannya saat kau terlelap manis
aku diam diam memberimu sayap berwarna putih nan lebar
agar kau bisa mengangkasa, yang jauuh
mengejar semua mimpimu..
kemudian kau akan turun kebumi mencari pundakku
bersandarlah.. sampai kau benar-benar pulih dari lelahmu
diawal musim hujan pertengahan Desember tahun lalu, 2013.
aku mengenalnya cukup lama, berteman dengannya juga cukup lama. aku mengunjungi rumahnya, bercanda, seperti biasa, semuanya berjalan wajar. kebetulan aku dan dia dalam satu kepengurusan di struktural dan periode yang sama, hanya berbeda bidang. aku mengenanya sebagai teman baik, berasal dari satu almamater yang sama. aku mengenalnya cukup baik sebagai seorang teman yang berteman lama.. *ku pertegas
dan desember lalu..
ketika semuanya menyusup secara damai, pelan pelaan tapi teruus dan perlahan rasa itu bersemayam disini, aku berharap sampai nanti, sampai tumbuh membuncah hingga dia mengerti dan seperti yang kumau. sulit untuk kuceritakan bagaimana aku bisa menjatuhkan hatiku padanya ketika itu. aku hanya merasakan kenyamanan hingga aku tidak takut jika hari itu terjadi sesuatu. perlu kau ketahui.. aku seharian bersamanya, memasak, menjenguk teman di RS, audiensi dan pulang hujan2an. setidaknya itu yang kurasakan kala itu.
mungkin ini yang dinamakan, "karna terbiasa" entah apa kehebatan yg dia punya sehingga aku bisa menyukainya. setelah bertahun2 berteman, baru kemarin aku menaruh rasa.
ya, lelaki desember itu..
hai..
semenjak waktu itu, aku memberimu 2 sayap, kanan dan kiri
apa kau merasakannya? jelas tidak, aku menyematkannya saat kau terlelap manis
aku diam diam memberimu sayap berwarna putih nan lebar
agar kau bisa mengangkasa, yang jauuh
mengejar semua mimpimu..
kemudian kau akan turun kebumi mencari pundakku
bersandarlah.. sampai kau benar-benar pulih dari lelahmu
Langganan:
Postingan (Atom)