Selasa, 31 Juli 2012
29 juli 2012 yang begitu menyakitkan!
Kepedihan, air mata, kehilangan, kepergian, kesakitan, seseorang, pengharapan, penantian, cemburu, mimpi, cinta, kekosongan, kesepian, janji, ketakutan, penghianatan, ketidakpastian, ketidakrelaan, kepasrahan : PERDAMAIAN
Sakit rasanya ketika masi melantunkan doa yang seharusnya ngga layak buat dilantunkan lagi. “ya Allah yang maha pemberi cinta, ya Allah yang maha membolak balikkan hati, jika memang (dia) yang terbaik bagi hamba, maka pertemukanlah kami dengan cinta dan ridhoMu di waktu yang tepat” hampir selalu, setelah bermesraan dengan Allah..
Begitu manis doa itu terlantunkan sampa Alla ngga enak hati untuk ngga mengabulkan. Alah memberi jawaban doa dengan caranya. Setelah hampir 2 tahun doa itu slalu terlantun, Allah memberi jawaban. Dengan cepat. Dengan caraNya. Hanya butuh waktu 2 tahun untuk meminta smuanya terkabul.
Ibarat cerita, aku dibawa pergi berlayar ke samudera luas yang ngga tau kapan bakal menemukan daratan lagi. Tapi aku ngga bawa persiapan atau perbekalan sama sekali. Pesan nasehat ibu pun tidak terhiraukan. Aku hanya percaya bahwa berlayar dengannya akan menyenangkan. Aku percaya! setelah beratus-ratus hari melewati ombak badai di luasnya samudera sampailah ditengah samudera yang aku percaya setelah ini ngga ada lagi ombak, ngga ada lagi perompak, semuanya akan baik-baik saja. Tapi ditengah lautan ltulah ternyata masalahnya, putri duyung cantik jelita mampu menggoyahkan niatnya mencari daratan bersamaku. Aku ditinggalkan sendiri…terombang ambing.
Kepedihan, air mata, kehilangan, kepergian, kesakitan, seseorang, pengharapan, penantian, cemburu, mimpi, cinta, kekosongan, kesepian, janji, ketakutan, penghianatan, ketidakpastian, ketidakrelaan, kepasrahan berkumpul menjadi satu.
Kesedihan dan kepedihan hanya menyayat sedalam dan selama yang kita izinkan!!!! Kehidupan harus tetap berjalan..
Allah nunjukin semuanya begitu cepat, sebelum semuanya benar benar akan hancur. Sebelum kami sempat melihat daratan atau bahkan sebelum kami menginjakkan kaki ke daratan. Allah benar-benar baik.
Allah tunjukin kalo aku ngga di izinin dapetin orang yang ngga tegas! Aku ngga di izinin dapetin orang yang ngga tanggung jawab! Allah jelasin ke aku kalo aku ngga diizinin disakitin terlalu lama! Allah tunjukin semua dengan caraNya. Allah bener-bener sayang aku dengan caranya. Beruntun, tersusun dan akhirnya Allah nunjukin dengan caraNya yang simple. Hanya dengan 1 alenia tulisan tangan di blog aku bisa tau semuanya. Aku bisa nyimpulin sendiri semua potongan-potongan pertanyaan yang dulu ngga sampe keluar dari mulut. Kenapa foto-foto di Borobudur ngga sempet ke upload (walaupun ngga ada aku), kenapa ngga ada doa yang terkirim di hari aku bertambah umur, kenapa ngga pernah ada sms slama 2 bulan lebih, kenapa diam saja justru malah terkesan ‘membumbui’ ketika banyak ledekan dari teman-teman kelasnya terkait ‘anggel romantis di sunset pantai’ . kenapa, kenapa, dan kenapa, yang lainnya. Aku bisa menyimpulkan semuanya dengan cepat. Aku tau Allah kasi jalan buat aku, buat bisa nemuin daratan.
Bahkan hanya untuk menjelaskan dan mengatakan “pifin aku uda ngga ada rasa lagi sama kamu kaya dulu, kamu jalanini hidup kamu aku jalanin hidup aku, janji-janji kehidupan itu lupakan saja, aku uda cinta sama gadis lain yang perangai dan segalanya lebih baik daripada kamu” itu ngga keluar dari mulutnya. Sakit memang, tapi jelas!! Dari pada harus kaya ini, tarik ulur, tarik ulur dan akhirnya dibanting keras-keras sampai kebas saking sakitnya.
Terlalu kasar kalo ini dibilang hianat, mungkin aku bisa buat ini lebih halus. Aku cuma lengah jaga dia, jadi ngga tau kalo dia ternyata uda pergi.
Toh pada akhirnya waktu yang bakal mendamaikan semuanya. Allah juga selalu berbaik hati ke waktu.
Langganan:
Postingan (Atom)